Selasa, 13 Agustus 2013

Dua Potong Mimpi



Bismillahirrahmanirrahim...

Menuliskan ini dengan sepenuh khayal dan harap, seseorang yang dikaruniai kemampuan menafsir mimpi (seperti hal-nya nabi Yusuf) “terdampar” di blog ini dan membaca dua potong mimpi anehku ....

###

Malam, sepulang shalat isya di mesjid jami’, satu-satu tangga mesjid kulangkahi saat tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari langit.

Kupandangi langit hitam malam itu dengan tatap paling takut yang dimiliki wajahku. Sebuah kilatan putih mengiris langit –seperti silet mengoyak kertas- lalu langit hitam itu terbelah menjadi dua. Sangat jelas kulihat lapisan langit tergulung seperti halnya kasur yang digulung.... lalu nampak langit lapisan kedua.... (aku tidak tahu apa yang ada di tiap tingkatan langit) tapi yang kemudian terlihat di lapisan langit kedua itu adalah planet-planet lainnya.

Aku mengenali semua planet-planet yang mencul itu, sebab saat kelas 6 SD aku jatuh cinta pada pelajaran IPA tepat pada BAB TATA SURYA. Aku melihat venus mulai bergerak lambat, tak lama, dengan kecepatan penuh ia menabrak mars, lalu merkuri mulai menyerang planet lain. Mereka saling bertabrakan, dan mataku tertuju pada pluto yang seolah berlari mengejar bumi. Aku tahu pluto akan menghantam bumi, ................. kupikir : Dunia Kiamat.

Lalu aku berlari pulang dan kulihat semuanya telah hancur....

*sepotong mimpi ini saat aku kelas 1 Tsaniwiyah.

###

Siang hari di bawah sinar matahari, aku sedang bermain di halaman rumah. Sebuah kayu kutancapkan di tanah, aku ingin bermain bayangan. Tapi ada yang aneh dengan bayangan kayu yang kutancapkan tersebut, di tanah tidak hanya satu bayangan yang muncul, tetapi 8 bayang. Dan rasa heranku segera terjawab saat orang-orang mulai berlarian dalam kepanikan dan raut wajah pucat ketakutan dengan satu teriakan yang sama : “kiamaaaaaaat!!!”

Aku memandangi langit sebelah barat, dan 9 matahari muncul di sana, siap melumat bumi.

* aku terbangun dari tidur siangku dengan keringat dingin, kulihat jam dinding, pukul 2... aku belum shalat dzuhur.

Dan potongan mimpi ini tak berselang lama dari mimpi aneh yang lalu.

###

Aku benar-benar penasaran pada 2 potong mimpi ini, begitu jelas dalam ingatanku, tak sedikitpun ada yang hilang dari rincian kejadiannya, tidak seperti mimpi-mimpi yang lain, yang samar dan mudah terlupa dengan sendirinya. Mimpi ini, setelah bertahun-tahun berlalu, aku mengingatnya sama seperti saat aku terbangun dengan keringat yang membasah dan degup jantung yang tak beraturan.

Lalu tiap kali mengingat ini, kukira : “memang kiamat sudah dekat”.  

1 komentar:

  1. mimpi Bumi tergulung juga saya alami sejak usia 4 atau 5 tahun, berulang-ulang sampai hafal akhirannya. kurang lebih sama seperti yang diceritakan di blog ini. dan mimpi kiamat versi lainnya. entah pesannya apa.

    BalasHapus