Rabu, 30 Juli 2014

Pamit.


Nenek,

Ada doa kutitip pada krikil-krikil jalan, sawah yang menghijaukan mata dan langit biru putih di perjalanan pulang ini.

Ketika ringkih tanganmu melepas pamitku, aku janji akan datang. Menguapkan rindumu yang sepi dalam rumah panggung yang berderit oleh angin pedesaan Bone.

Nenek, aku pulang.

•••••••••••


Tidak ada komentar:

Posting Komentar