Minggu, 05 Juli 2015

Tentang Menua Bersama.


Aku mulai suka mangamati pasangan tua. Suami Istri yang rambutnya memutih uban, wajahnya kriput, kadang-kadang batuk, dan suaranya gemetar saat berbicara. Aku memperhatikan mereka saling menatap saat berbicara, bagaimana mereka menukar senyum, atau tertawa dan saling memamerkan gusi tak bergigi.

Itu pemandangan yang hangat.

Sepasang yang menua bersama, mungkin tak lagi banyak kenangan yang bisa diingat karena pelupa adalah memang penyakit tua, tapi untuk mereka waktu seperti sungkan menyembunyikan cinta.

Hari ini 8 tahun kita. Selepas matahari terbit kukalung doa di pergelangan takdir untuk menua bersamamu. Tidak di dunia saja, semoga hingga di nafas akhirat kita.

"Dan Allah itu dekat. Mintalah padaNya, pasti dikabulkanNya."

________________
Perjalanan ke Pinrang
5 Juli 2015, Di 8 tahun pelayaran bahtera kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar