Jumat, 12 Januari 2018

Tepi Pantai Desa Mangindara- Takalar

 Kami tersenyum bersama hari ini, bukan karena semua hari yang kami lalui selalu bahagia tanpa riak. 

tapi karena, Allah karuniakan kami rasa yang sama untuk bertahan, bukan demi cinta, tapi tanggung jawab besar di hadapan Allah tentang mitsaqan ghaliza yang kami ambil, dan amanah-amanah yang Allah titipkan sebagai karunia sekaligus ujian.

kami ingin seperti ini di semua hari jika saja bisa, tapi riak sepertinya adalah cara kami mendewasa. seperti juga Allah mencintai hambanya dengan memberinya ujian, maka badai akan menjadikan kami kuat selepas hempasannya. 

Allahu Musta'an.
Ahad, 3 Desember 2017.

Kami, dengan rasa syukur untuk semuanya.













Tidak ada komentar:

Posting Komentar