Kamis, 09 Januari 2020

Mengenang Masa Sulit

SG; Pinterest


Saya butuh menuliskan ini. benar-benar butuh.

Mungkin suatu hari, ketika saya membaca tulisan ini, hidup sudah banyak berubah, jauh lebih baik InsyaAllah.

Tapi ini benarbenar masa krisis persimpangan dalam hidup saya. Begitu banyak hal yang tarik menarik, begitu banyak impian yang bukannya makin cerah, malah meredup. Begitu banyak tujuan kian jauh digapai, justru proses semakin didaki, semakin melelahkan.
Saya tidak layak mengeluh, masih banyak orang yang jauh lebih susah hidupnya dibanding saya. satu-satunya yang paling saya syukuri, seberat apapun keadaan sekarang, saya tidak memiliki hutang yang membuat tidur tidak nyenyak dan nafsu makan raib. Alhamdulillah, Alhamdulillah.

lagi pula, setiap orang punya jatah masa-masa sulit dalam hidupnya, iya kan?
Saya butuh menuliskan ini, agar kelak ketika kehidupan semakin membaik, saya bisa mengingat keadaan sekarang meski hanya lewat tulisan tersirat yang tidak seutuhnya ini.  
InsyaAllah, tulisan ini akan membuat saya lebih bersyukur dan semakin kuat, bahwa saya pernah ada di posisi tak menyenangkan seperti ini dan saya akhirnya bisa bangkit dan menjadi lebih baik.

Saya ingin mengenang masa-masa sulit ini, sama seperti saya mengenang masa-masa bahagia dalam hidup saya.
kedua masa-masa itu, adalah warna.
Adalah tarbiyah kehidupan untuk saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar