Jumat, 17 Mei 2013

Menulis Cinta




Puisiku beku di musim ini
Mungkin lelah mengalahkan tinta menggores cinta
Berlembar kertas telah membulat dalam remasan
Aku benci menulis cinta.
 
Defenisi cintaku adalah kamu.
Entah, tapi membacamu membuatku tersesat dalam rumus-rumus tak manusiawi.
Memaksaku menyebutmu indah saat aku berdarah dalam air mata.
Atau beri aku satu kata saja tentangmu.
Sebab
Aku mulai benci menulis cinta.
 
Bisakah kau panggil bayangmu pulang?
Aku telah mengusirnya dari mimpi dan kenangan.
Tapi bayangmu tak punya rasa malu.... 
Atau lupakah kau menitip satu telingamu padanya..
Agar ia mendengar sumpah serapahku
Aku ingin dia hilang dari hidupku. Bersamamu.
 
Ah... aku benci menulis cinta. 
Menulis tentangmu.



Rafiah.
-muram- 15 Mei '13

0 komentar:

Posting Komentar

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Advertisement

ABOUT ME

I could look back at my life and get a good story out of it. It's a picture of somebody trying to figure things out.

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Sahabat Ruang Ini

Labels

BTemplates.com

Blogroll

Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Template

Follow Me On Instagram

About

Copyright © Ruang Tengah | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com