Rabu, 26 Februari 2014

Januari, Sajak Gelisah


Menanti Januari,
Ada khianat menumpang resah di pundakku
Harapan seumur bayi telah dikafan putih
Mimpi diyatimkan kenyataan
Kurasa, Aku harus pergi.

Januari selalu adalah gadis bening pemikat mimpi-mimpi indah,
Tapi seperti halnya kehormatan, Ia adalah harga.
Ada mahar dan janji, Akad untuk memiliki.

Seperti hari yang kau sumpah dengan serak suara.
Bersahabatlah dengan kesabaran,
ia tahu segala jalan.
Ia kendara yang tak merugi.

Rafiah.
Larut, 26 februari 2014. 23:54

Tidak ada komentar:

Posting Komentar