Sabtu, 30 April 2016

Perempuan Baik-baik

April 30, 2016 0 Comments

Bila ada suami seseorang yang bermain api denganmu_tiba-tiba memuji dan memujamu demikian rupa, harusnya kau tidak tersanjung. Jika kau perempuan baik-baik, tentunya kau muak. Karena kau tahu, ketika dia menyanjungmu, saat yang sama dia sedang melukai istrinya.

Minggu, 10 April 2016

Hiduplah Dengan Baik.

April 10, 2016 0 Comments


Jika aku hidup 80 tahun lagi, aku ingin kau tetap putraku. Dan aku ibu bagimu, tempatmu bertanya tentang hidup, dan aku bicara tentang bijak.

Jika aku hidup 70 tahun lagi, aku ingin kau tetap putraku. Dan aku ibu bagimu,tempatmu menangis kala luka, dan tangan tuaku selalu lebih baik dari tangan perempuan manapun untuk menghapus air matamu.

Jika aku hidup 60 tahun lagi, aku ingin kau tetap putraku. Dan aku ibu bagimu,tempatmu pulang kala rindu memenuhimu, dan kata tak lagi cukup jelas tuk memanggilmu kembali.

Jika aku hidup 50 tahun lagi, aku ingin kau tetap putraku. Dan aku ibu bagimu,tempatmu bersandar manja dan melupakan kerumitan hidup seorang lelaki dewasa.

Jika aku hidup 40 tahun lagi, aku ingin kau tetap putraku. Dan aku ibu bagimu,tempat doa-doa yang mengangkat namamu ke langit : agar imanmu teguh, agar akhlakmu sempurna, agar kau selalu bahagia.

Jika aku hidup 30 tahun lagi, aku ingin kau tetap putraku. Dan aku ibu bagimu, tempat kau bertanya tentang cinta, saat luka dan air mata tak pernah lelah menyakitimu.

Jika aku hidup 20 tahun lagi, aku ingin kau tetap putraku. Dan aku ibu bagimu, tempatmu bercerita tentang seorang perempuan yang mulai merona di hatimu, yang hadirnya adalah desiran tanpa defenisi,yang menyalakan tanggung jawabmu, yang kau pilih sebagai labuhan setiamu, dunia dan akhirat.

Jika aku hidup 10 tahun lagi, aku ingin kau tetap putraku. Dan aku ibu bagimu,tempatmu mengeja prinsip-prinsip agama dan riak kenyataan hidup, tempat makna dan bulir hikmah kau sesap.

Jika aku hidup 1 hari lagi, dan tersisa satu subuh lagi,aku ingin bisa membangunkanmu di pagi buta untuk menegakkan subuh berjamaah.  Agar kau mewarisi kejayaan generasi shalih, agar hidupmu berkah,agar malaikat mendoakanmu, agar Allah senantiasa memeliharamu, ada dan tiada ibu. 

Jika aku tak lagi hidup, maka engkau hiduplah dengan baik, putraku.
_________________________
11 April 2016, catatan 8 tahun usia kakak Fathi.

Rabu, 06 April 2016

Günaydın! 3 Tahun Ayyash.

April 06, 2016 0 Comments
Selamat pagi...

Hari ini tanggal dan bulan yang sama 3 tahun yang lalu saat Ayyash hadir dalam hidup kami. Karena dia anak yg ketiga, dan proses kehamilan yang agak parah di semester awal, serta ramalan ibu-ibu tua yang sudah punya banyak anak, saya memutuskan untuk tidak USG, dan meyakini bayi dalam perut adalah bayi perempuan yang kami nanti. Akhirnya saya memilih nama Ayyesha untuknya,itu sama dengan "Aisyah" tapi dalam cara panggilan dialek palestina. Akhirnya hari itu tiba, hari kelahirannya. Dan bayi yang hadir adalah lelaki, saya kemudian banting stir menamakannya "Ayyash". Jadilah, nama Ayyash adalah nama seorang mujahid palestina, sekaligus impian tentang bayi perempuan yang belum jadi kenyataan. 😁😁😁

Hari ini umurnya 3 tahun. Saya menyadari banyak perbedaan dari ketiga anak lelaki kami, kakak fathi adalah tipikal sederhana, sangat sederhana malah,ia tidak terlalu peduli tentang pakaian yang layak, baginya yg penting bisa di pakai dan ukurannya cocok... masalah sobek di beberapa bagian bukan perkara baginya, meskipun begitu, dia sudah memperlihatkan bakat bisnisnya. InsyaAllah besar nanti, meskipun dia telah jadi pengusaha besar, ia akan tetap hidup sederhana, karena sederhana telah jadi bagian dirinya. Beda Rangga, dia melankolis sejati. Di antara 3 anak lelaki kami, dia yang paling banyak menangis dengan suara sendu di sudut sudut rumah. Kadang2 dia menangis kencang jika luka di hatinya terlalu pedih... heheh. Jika kk fathi hanya menangis bila berkelahi dengan teman, Rangga bisa menangis karena semua hal sepele dalam hidupnya, seperti disuruh makan dari piring yang sama dengan Ayyash, katanya, dia tidak suka bekas. Bekas apapun, bekas gelas, bekas sendok, bekas piring, bekas makanan, bahkan untuk memakai bekas pakaian kakak fathi yang sudah kekecilan, dia harus berpikir lama di sudut kamar dekat lemarinya.  Rangga paling suka hari libur sekolah, atau dia meliburkan dirinya sendiri. Mandi pagi adalah hak preogratifnya, tidak boleh diganggu. Itu terserah padanya, mau atau tidak. Itulah mengapa, pagi hari di rumah adalah perang dunia antara Abi, Ummi, dan Rangga seorang diri. Kadang kadang kami menang, dan dia mandi, dan terkadang dia menang, dan kami pasrah. Kecuali pada setiap malam ketika usai shalat isya, saya berdoa khusus agar besok pagi Rangga bangun sebagai anak yang patuh, Alhamdulillah, besoknya dia benar-benar patuh. Semoga Allah selalu menolong kami dalam mendidik ketiga anak lelaki ini.

Nah, Ayyash!

Ini adalah keajaiban lain dalam hidup kami. Dia anak yang supel, mudah bergaul, pandai bercerita, narsis,bersuara nyaring,cerewet,  dan mandiri. Dimanapun  dia pergi,dia mudah mendapat teman. Di warung makan, di kapal saat pulang kampung, di tempat liqo, di masjid, di rumah teman, dimanapun... kecuali beberapa anak yang suka mengganggunya, dia tidak terlalu suka. Dia paling bisa menceritakan hal apa saja yang dialaminya di luar rumah saat bermain, dia juga berperan aktif sebagai wasit dan pelapor jika kakaknya bermain hal -hal yang tidak diperbolehkan, seperti turun di selokan, main korek api, pergi jauh-jauh, atau berkelahi dengan teman. Itulah sebabnya, kedua kakaknya selalu tidak begitu suka jika dia ikut bermain, karena mereka merasa diawasi. Dan itu mengurangi kebebasan bermain di masa kecil kakak-kakaknya. 😁

Ayyash selalu membuat kami tertawa karena spontanitas ucapannya terhadap sesuatu, pertanyaan-pertanyaannya seringkali menggelikan, dan sikap mandirinya yang berlebihan. Dia selalu ingin makan sendiri tanpa disuap, mencuci sendal kotornya sendiri, bangun tengah malam ke kamar mandi untuk pipis tanpa membangunkan orangtuanya, dan hal hal lainnya. Usianya baru 3 tahun, dan dia telah memberi kami letupan warna warni yang indah, seperti langit di malam tahun baru pukul 12.00.

Hari ini, tidak akan ada balon, kue ultah, ataupun nyanyian ulang tahun, itu tidak akan menjadi bagian dalam alur pergantian usia anak-anak kami. Do'alah, tempat kami menyambung kata dan harapan pada Rabb, semoga ketiga anak ini menjadi generasi islam yang utuh, pun kami, semoga kami menjadi orangtua yang diliputi petunjuk dalam mendidik mereka.

Ayyash dalam tangkapan kamera 😁😁😁

Hari pertama melihat dunia

4 bulan

6 bulan

Ikut ummi KKN Profesi

Digendong Abi sebelum berangkat kerja

Di antara 2 gadis 😁

Berangkat ke wisuda ummi

Ikut LT3B masa masa pemilu

Yang ini ga' jelas..

Bermain di bawah senja

Ciuman maut 😀😀
Sibuk sibuk sibuk


Pulang kampung dan bertualang 😊



Entah kapan mereka menemukan tulisan ini, semoga mereka tahu, kami sangat menyayangi mereka semua.

Sayang kami,  Abi Ummi.