Senin, 16 Maret 2020

Hening.

Maret 16, 2020 0 Comments
SG; Pinterest


Suatu kali engkau tersesat dengan begitu banyak wajah bertopeng,

senyum seringai yang mengaburkan baik dan buruk

juga lakon nasib yang patah di suatu senja

kemarilah..

mari kita menjadi teman di antara spasi kata yang tidak memerlukan bias waktu dan kepalsuan.

mari kita duduk menekuri hening, 
bersama buku, bersama aku.

*****

Rafiah Um. fathi.
Rindu duduk berdua dengan Qawwamku.

Minggu, 15 Maret 2020

Mencakapi Diri

Maret 15, 2020 0 Comments
SG; pinterest



Diriku, aku ingin kita berdamai saja.
Berhenti menjebakku pada angan yang terlampau tinggi, biarkan aku di sini saja. Menekuri waktu yang berjalan lambat, sendiri, tanpa basa-basi.

Diriku, aku ingin kau menepi.
Dari keramaian yang mendesak-desak hingga lupa bernafas tanpa sesak. Tidak mengapa memulai lagi, dengan nyaman. Tidak masalah jika langkahmu mundur, untuk melompat lebih jauh.

Diriku, aku ingin kesejatian.
Tidak lagi mengukur diri dengan kepalsuan orang lain yang memesona. Mari kita saling mengenal dengan lebih baik, perjalanan ke dalam diri mungkin panjang dan melelahkan, tapi jika kita saling menerima kita akan bertemu dengan utuh.

Diriku…
Mari kita memulai kembali dan hadapi semuanya dengan cara kita. Prinsip kita. Keyakinan kita.

*****
Larut malam, mencakapi diri yang mulai asing.

Perempuan Di Sisian Pintu

Maret 15, 2020 0 Comments

SG; Pinterest


Melangkahlah... hadapi dunia dengan bekal, pedang dan sayap yang kusisipkan. Hanya dengan itu Qawwamah-mu menjadi utuh.

Berangkatlah… dengan rindu untuk pulang. Ketika jalan tetiba berubah labirin menyesatkan, kenanglah suatu senja ketika kita menyeruput teh dan kopi hangat, tertawa oleh recehan canda yang biasa saja, dan hati kita paham apa itu bersetia.

Pergilah sayang… biarkan rumah menjadi istanaku. Dalam ruangnya yang teduh akan kukisahkan pada anak-anak kita tentangmu, yang bertaruh hidup di bawah terik, menggigil diguyur hujan, digigit sepi, disesaki rindu.

Sebab engkau adalah lelaki yang diamanahi  kekuatan memikul kehidupan orang yang engkau cintai,
dan aku adalah perempuan di sisian pintu.
Mengantarmu pergi dengan doa.
Menunggumu pulang; pagi, senja, malam.   

****


Maros, 15 Maret 2020. 
Hari ke 31 meyesap sepi.