Sabtu, 28 Desember 2013

Aku dan Bait Desember


Desember, telah selesai ia tulis baitnya pada waktu. Tapi enggan dilepasnya pena yang tintanya bersisa seruas jari. Butuh sebait lagi mungkin, meski masih berlembar baris-baris kosong dalam buku, tapi ia hanya butuh sebait lagi. Hanya....

Kata kian pandai menyembunyikan maksud, Desember hanya ingin jujur pada huruf terakhir sebelum titik menyudahinya.

Kecuali Aku.
Desember tak tahu sesuatu. Kali terakhir ia berkisah tentangku, rahasia kecil bersembunyi di spasi kecil halaman 23.

Dosa yang manis.

Berlalu menit-menit. Penat, Desember membuang titik.
Aku tersenyum.

0 komentar:

Posting Komentar

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Advertisement

ABOUT ME

I could look back at my life and get a good story out of it. It's a picture of somebody trying to figure things out.

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Sahabat Ruang Ini

Labels

BTemplates.com

Blogroll

Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Template

Follow Me On Instagram

About

Copyright © Ruang Tengah | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com