Jumat, 23 Januari 2015

Sahabat Pertama.


Saudara kandung, sejatinya adalah sahabat pertama yang kau miliki. Ketika kehidupan telah menyediakan beragam nama pada setiap benda, rasa, dan cipta yang ada, kalian mengeja nama itu bersama, mengenalinya, merasainya. 

Menjadi ibu, benar adalah keajaiban.

Keajaiban merasai kehidupan dalam rahim, detak jantung, tendangan kecil, dan sakit tak terperi saat hadirkan kalian di dunia. Tapi dari semua rasa lelah mengandung dan perihnya melahirkan, ada hal lain yang jauh lebih menyiksa, biar kuberi tahu, itu adalah KESEPIAN.

Jadi, meski kesannya memiliki banyak anak itu merepotkan, tapi dari memahami dunia kecil kalian, nyatanya, memiliki saudara kandung adalah warna yang istimewa. Itulah, rasanya tak cukup jika hanya 1 atau 2 anak saja.

Iya, kadang kalian bertengkar. Iya, kadang kalian merasa orang tua tidak adil dalam pembagian. Iya, kadang kalian merasa perhatian tak sepenuhnya kalian dapatkan. Iya, itu iya benar adanya. Tapi tahukah, wujud rindu itu asing. Kelak nanti, kalian akan punya rindu pada masa kecil yang dipenuhi pertengkaran, saat kakak sengaja bersembunyi di balik pintu untuk mengejutkanmu dan tertawa melihatmu menangis karena merasa dijahili, saat kau terpaksa memberi kue kusukaanmu pada adik yang selalunya ingin menguasai, dan saat kau harus menanggung marah karena kesalahan yang tak sepenuhnya perbuatanmu. Kau akan merindui itu, dan sekali waktu, mungkin kau akan menyesal pernah menyesal punya banyak saudara......

Berbahagialah dengan saudara tempat rahim yang sama kehidupanmu dimulai. Bagaimanapun kalian saling menyakiti dan betapa tabu saling menyayangi dengan hangat di antara kalian di beberapa masa perjalanan usia, tetap saja, dewasa nanti kalian akan pulang  pada rindu yang sama.

Rindu di suatu masa yang jauh, dulu sekali....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar